IMG-20240629-WA0035
Blog

KONIAtlet Triathlon Indonesia, Peserta PON XXI Aceh-Sumut Berhasil Borong Medali SEATF 2024KONI

Bertanding di Perak, Malaysia tanggal 29 Juni 2024, kontingen Triathlon Indonesia berhasil membawa beberapa medali berkat prestasinya pada (South East Asian Triathlon Federation (SEATF) 2024. 

Atlet binaan Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PP.FTI) di klub tricamp Bandung mendapatkan prestasi antara lain Sedilta Pilon Nubatonis, Alias Praji, Eva Desiana, Maharani Azri Wahyuningtyas. Mereka didampingi pelatih Imam Mubarak.

Mereka semua juga siap bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, dimana Triathlon digelar di provinsi Aceh. Hal tersebut membuktikan, para atlet mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, bahkan berpestasi di tingkat internasional.

Harapannya, atlet juara pada PON XXI adalah mereka yang memiliki kualitas terbaik.

Bertanding pada nomor Elite Duathlon Sprint Distance putra, atlet asal Jawa Barat, Sedilta Pilon Nubantonis menjadi juara, juara kedua diraih atlet asal Sulawesi Selatan Alias Praji, dan juara ketiga ditempati Ibrahim dari Singapura.

Pada nomor elite putri, atlet Jawa Barat kembali menjadi juara, yakni Eva Desiana. Medali perak diraih Esther dari Malaysia dan perunggu diraih Maharani asal Kalimantan Barat.

Adapun kompetisi diikuti 5 negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, Singapiura, Thailand dan Filipina.

Ketum PP.FTI Armand van Kempen mengucapkan selamat kepada para atlet dan ofisial yang turut memberikan dukungan.

“Luar biasa atlet-atlet Triathlon Indonesia, mampu berprestasi di kompetisi tingkat Asia Tenggara. Selamat atas prestasi para atlet, terus berlatih agar semakin baik, khususnya dalam mempersiapkan diri pada PON XXI Aceh-Sumut,” kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman. 

“Juara PON XXI Aceh-Sumut, adalah talenta terbaik Indonesia yang memiliki kualitas dunia,” sambungnya sambil berpesan agar FTI mempersiapkan pertandingan PON XXI dengan sebaik-baiknya.

IMG_1893-e1717054767467
AcehBeritaBlogSumut

Berkuda Memanah Raih Prestasi Dunia, Ekshibisi PON XXI Aceh-Sumut Diharapkan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pada ajang berkuda memanah bergengsi 12th Fetih Kupasi Conquest Cup yang diadakan di Istanbul, Turki, kontingen Indonesia meraih prestasi gemilang. Mutasar bin Hasbi berhasil meraih medali emas kategori Larian Tradisional Memanah Pria, dan rekannya Achmad Syahrul Uman menyabet medali perak setelah mengalahkan lawannya Koczka Laszlo dari Hongaria yang berada diurutan ketiga.

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman juga menyampaikan apresiasi. “Sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para atlet, khususnya yang berhasil meraih prestasi. Selamat kepada Mutasar bin Hasbi dan Achmad Syahrul Uman. Prestasi mereka tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga menjadi satu kampanye olahraga berkuda memanah di Tanah Air,” ujarnya.

“Semoga pada ekshibisi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, akan lahir atlet-atlet masa depan Indonesia yang kelak mempersembahkan medali saat mewakili bangsa dalam keikutsertaannya pada single/multi event internasional,” sambungnya.

Kejuaraan 12th Fetih Kupasi Conquest Cup ini merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para atlet berkuda memanah tradisional dari berbagai negara untuk bersaing dalam berbagai kategori. Indonesia sudah menunjukan dominasinya sejak babak 32 besar, terdapat 6 atlet yang masuk pada babak tersebut, dua diantaranya Mutasar bin Hasbi dan Achmad Syahrul Umam yang melaju hingga babak final.

Keberhasilan Mutasar bin Hasbi dalam meraih medali emas merupakan pencapaian luar biasa yang menunjukkan keunggulan dan dedikasi atlet Indonesia pada olahraga berkuda memanah. Di sisi lain, Achmad Syahrul Uman juga menampilkan performa cukup baik karena meraih medali perak.

Berkuda memanah merupakan salah satu komisi di bawah Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP.Pordasi) yang dipimpin Triwatty Marciano. Atas prestasi atletnya, Ketum PP.Pordasi sampaikan selamat, apresaisi dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kerja keras komisi berkuda memanah yang membina atlet hingga meraih prestasi.

kaltim-1-e1716972214159
AcehBeritaBlogSumut

Road To PON XXI Aceh-Sumut 2024, Kaltim Jadi Tuan Rumah KONI – Bayan Cup

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 sudah tinggal menghitung hari, sebelum Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka secara resmi penyelenggaraan multievent nasional terbesar yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali pada 8 September 2024 di Aceh dan Wapres Ma’ruf Amin menutup di Sumut.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat selaku penyelenggara PON terus gencar mempromosikan multievent olahraga tersebut melalui berbagai kegiatan olahraga, salah satunya dengan program Road to PON XXI Aceh-Sumut 2024 di setiap daerah, terlebih PON XXI merupakan PON pertama yang diselenggarakan di dua provinsi dan diikuti oleh 38 Provinsi termasuk Daerah Otonom Baru (DOB) dan Ibu Kota Negara (IKN).

Salah satu Provinsi yang disambangi untuk menjadi tuan rumah dari event Road to PON XXI Aceh-Sumut 2024 selanjutnya adalah Kalimantan Timur. Nantinya Road to PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur tepatnya di Samarinda akan bertajuk KONI – Bayan Cup, hasil kerja sama antara organisasi induk pembina olahraga prestasi dengan salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia. KONI Pusat menggandeng PT. Bayan Resource sebagai salah satu perusahaan pertambangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan untuk turut serta mendukung kelancaran event tersebut.

Kompetisi Road to PON XXI tersebut mempertandingkan tiga cabang olahraga antara lain Silat, Taekwondo, dan Sepak bola.

Ketua KONI Kalimantan Timut Rusdiansyah Aras menjelaskan bahwa KONI Kalimantan Timur akan mendukung penuh penyelenggaraan event tersebut.

“Kami mendukung penuh event Road to PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebab ini bisa menjadi salah satu cara untuk mensosialisasikan bahwa akan ada ajang besar olahraga di negeri ini yang akan terlaksana pada September nanti.” Tegas Ketum KONI Kalimantan Timur.

GOR 27 September di Kompleks Universitas Mulawarman Gunung Kelua akan menjadi lokasi pilihan untuk penyelenggaraan kedua cabor yaitu Silat dan Taekwondo, sementara Sepak Bola akan ditentukan kemudian.

Terkait penyelenggaraan event tersebut KONI Kalimantan Timur beraudiensi dengan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman guna membahas persiapan pada 29 Mei 2024, atau tepatnya 102 hari jelang PON XXI di Lounge lantai 12 Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta.

“KONI Pusat berharap, kompetisi seperti ini dapat kita bangun secara berkesinambungan dan semakin berkualitas ke depan. Dengan kompetisi, atlet-atlet dapat meningkatkan kualitas penampilannya, termasuk evaluasi terhadap program pembinaan mereka. Salah satu yang dibutuhkan atlet juara adalah pengalaman kompetisi yang berkualitas, karena itu dapat membangun mental juara,” jelas Ketum KONI Pusat.

“Dukungan perusahaan swasta, dalam hal ini Bayan dalam membina atlet, sangat saya apresiasi. Semoga ke depan, lebih baik dan banyak kolaborasi yang terjalin demi mengantar atlet meraih juara. Dengan prestasi atlet, bendera Merah Putih dapat berkibar di luar negeri bersamaan dengan dikumandangkannya Lagu Indonesia Raya. Oleh karena itu, proses menjaring, menyaring dan membina atlet menjadi tugas seluruh pihak di Indonesia,” sambung Ketum KONI Pusat.

IMG-20240528-WA0046-1-scaled-e1716907062645
AcehBeritaBlogSumut

Gelar Rakernas Bersamaan, Cabor Wushu dan Kickboxing Diharapkan Tak Berhenti Membanggakan Indonesia karena Prestasi

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB.WI) dan Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP.KBI) tahun 2024 resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Ariobimo Nandito Ariotedjo dengan pemukulan gong, pada 28 Mei 2024, di Artotel Gelora Senayan, Jakarta.

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman didampingi Wakil II Ketum KONI Pusat Mayjen TNI Purn Soedarmo hadir pada seremoni pembukaan Rakernas PB.WI dan PP.KBI. Rakernas dua induk cabang olahraga yang diselenggarakan sekaligus, menjadi suatu pengalaman unik.

“Kepada Ketum PB.WI dan Ketum PP.KBI kami semua bangga atas prestasi yang telah dicapai, semoga ke depan Wushu dan Kickboxing tak ada hentinya membuat kita bangga akan prestasinya, dan semoga suatu hari nanti Wushu bisa dipertandingkan di Olimpiade.” Ucap Ketum KONI Pusat.

KONI Pusat juga mengapresiasi karena PB.WI dan PP.KBI turut sukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Bela Diri Nasional atau Indonesia Martial Art Games (IMAG) pertama tahun 2023 sebagai terobosan kompetisi nasional yang diinisiasi KONI Pusat guna menjaring, menyaring dan membina atlet.

Tak lupa Ketum KONI Pusat juga mengingatkan agar pada Rakernas kali ini membahas secara detail persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 yang akan digelar pada 8 hingga 20 September 2024.

“Selaku Ketum KONI Pusat saya ingin mengingatkan bahwa terkait dengan kegiatan KONI pada September 2024 akan ada PON XXI Aceh-Sumut 2024, kebetulan untuk Wushu dan Kickboxing akan dipertandingkan di Sumut tepatnya di Medan.” Tegas Ketum KONI Pusat.

“Saya berharap dalam rakernas ini membahas persiapan PON XXI secara detail khususnya dalam hal pembinaan, sehingga pada PON XXI nanti Wushu dan Kickboxing menghasilkan calon juara yang dimasa mendatang bisa mewakili Indonesia di kancah Internasional, dan menghasilkan hal-hal yang bermanfaat untuk Wushu dan Kickboxing dimasa mendatang.” Sambungnya.

Menpora pun memberikan apresiasi. “Kiprah kedua cabor ini sudah tidak diragukan, saya sangat apresiasi untuk pembinaan kedua cabor ini dan roda organisasinya yang terus dijaga sehingga terus menghasilkan atlet berprestasi.” Terang Menpora RI mengapresiasi dua cabor bela diri.

“Harapan saya pada 2030 dan 2026 Wushu bisa membuktikan prestasinya, Kemenpora akan selalu mendukung pembinaan dan prestasi atlet Wushu dan Kickboxing, semoga ke depan Indonesia bukan hanya menjadi macan Asia Tenggara tapi Macan Asia.” Tegas Menpora RI.

PP.KBI sampaikan terima kasih kepada KONI Pusat atas dukungan yang diberikan selama ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketum KONI Pusat yang terus memberikan semangat bagi para atlet terbukti saat Asian Games beliau menunggu hingga pertandingan selesai.” Ungkap Ketum PP.KBI Ngatino yang juga Sekjen PB.WI memuji Ketum KONI Pusat.

Rakernas yang mengusung tema satu atap tersebut dihadiri oleh 32 Pengurus Provinsi Wushu Indonesia dan 28 Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia.

Ketum PB.WI Dr. Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU yang juga menjabat sebagai ketua dewan pembina PP.KBI menjelaskan bahwa Wushu Indonesia seringkali mendapatkan pujian dari negara luar.

“Saya bangga atas capaian Wushu Indonesia, dibuktikan dengan saya selalu mendapat pesan dari pengurus Wushu luar negeri dan hampir rata-rata pujian untuk Wushu Indonesia.” Terang Ketum PB.WI.

“Akhir tahun nanti berbagai senior single event dan kejuaraan wushu junior akan diselenggarakan, kami akan terus berusaha agar prestasi Wushu dapat terus meningkat dalam segala aspek termasuk kesehatan para atlet yang menjadi kunci penting saat bertanding dan meraih prestasi.” Jelas Ketum PB.WI. Sambungnya.

Sebagai informasi bahwa pada SEA Games 2023 Kamboja Wushu berhasil meraih 6 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu. Pada Asian Games 2023 Hangzhou berhasil meraih 1 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Sedangkan Kick Boxing pada SEA Games 2021 Vietnam meraih 2 medali emas, dan 2 medali perunggu, dan pada SEA Games 2023 Kamboja meraih 3 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Video

C9F7D93D-6867-4C45-8B4E-EC71667F566B-e1709356979657
Blog

Kembali Pimpin PB.FORKI, Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto Tegaskan akan Antar Karate Membanggakan Indonesia

Bertempat di Kwik Kian Gie School of Business Sunter, Jakarta Utara, Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB.FORKI) Marsekal TNI Purn Hadi Tjahjanto S.I.P beserta jajaran pada Sabtu 2 Maret 2024.

“Rangkaian prestasi Karate Indonesia pada single dan multi event internasional sudah terbukti baik di SEA Games maupun Asian Games, besar harapan saya di bawah kepemimpinan Pak Hadi ke depan, Karate betul-betul bisa menunjukan prestasinya pada masyarakat Indonesa, karena Karate masuk cabor unggulan pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).” Kata Ketum KONI Pusat berpesan agar karate mempersembahkan banyak medali. 

“Ke depan bisa berkontribusi medali pada setiap keikutsertaannya pada single maupun multi event internasional,” sambungnya.

Ketum KONI Pusat juga menyinggung Karate memiliki nilai-nilai yang penting dalam membangun karakter bangsa seperti kehormatan, saling menghargai, menjunjung tradisi, dan altruisme, yang menekankan peduli dengan orang lain.

Seluruh Karateka Indonesia harus menjunjung tinggi nilai-nilai pada sumpah karate.

Beberapa waktu terakhir, Karate Indonesia telah mengukir banyak prestasi diantaranya :

  • Meraih 2 emas, 4 perak, dan 7 perunggu, pada SEA Games Kamboja 2023,
  • Meraih 1 perunggu, pada Kejuaraan Dunia WKF tahun 2023, 
  • Meraih 1 perunggu, pada Asian Games 2023 Hangzhou,
  • Meraih 10 emas, 2 perak, 4 perunggu, dan menjadi juara umum pada MAIA International Karate Open (MIKO),
  • Meraih 1 emas, 1 perak, dan 4 perunggu, pada 10TH KWF World Cup 2023 Tokyo Jepang.

Prestasi tersebut diapresiasi oleh KONI Pusat karena membanggakan Indonesia.

“Saya akan mempersiapkan seluruh atlet terbaik untuk bisa memberikan medali pada event nasional maupun internasional, saya targetkan segera kita bisa mendapatkan kembali medali emas.” Tegas Ketum PB.FORKI

“Saya berpesan kepada seluruh perguruan untuk bisa saling bahu membahu untuk mencapai apa yang kita inginkan bersama, saya yakin FORKI bisa menjunjukan prestasi terbaiknya.” sambung pria yang kini mengemban amanah sebagai Menko Polhukam RI. 

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024 Karate akan dipertandingkan di Sumut. 

“Untuk Babak Kualifikasi PON XXI sudah dilaksankaan di Banjarmasin, kami sudah melakukan persiapan, PON ini menjadi kebanggan kita karena hampir seluruh Provinsi memberikan perwakilannya untuk melaksanakan event PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024, dan PON ini menjadi pemanasan untuk event berikutnya.” Tutup Ketum PB.FORKI. 

Menutup acara pelantikan pada hari ini, Ketum PB.FORKI memberikan penghargaan kepada para atlet berprestasi Karate Indonesia. 

Video

IMG_3663
Blog

Ketua Panwasrah Harapkan Sosialisasi PON XXI Aceh-Sumut 2024 Lebih Gencar pada Rapat Koordinasi

Bertempat di Ruang Rapat Lukman Niode Kamis 29 Februari 2024, Wakil I Ketua Umum KONI Pusat sekaligus Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno memimpin rapat koordinasi dengan Panwasrah wilayah Aceh dan Sumut.

Rapat Panwasrah wilayah Sumut dihelat lebih dulu. Mayjen TNI Purn Heru Suryono memimpin wilayah Sumut sedangkan wilayah Aceh dipimpin oleh Mayjen TNI Purn Andrie Tardiwan Utama Soetarno.

Salah satu yang ditekankan Suwarno adalah sosialisasi PON XXI Aceh-Sumut 2024. Ia menyinggung tentang kegiatan Road to PON XXI seperti Fun Run, khususnya di beberapa tempat yang akan menjadi venue PON XXI seperti Kota Medan, Pemantang Siantar dan sebagainya.

Secara khusus terkait sosialisasi PON XXI, Ketua Panwasrah menyinggung kehadiran bidang Media dan Humas. Sebagai catatan, bidang tersebut baru menjadi bagian dari Panwasrah, yang mana pada PON sebelumnya tidak ada. Mengingat pentingnya Media dan Humas atas masukan berbagai pihak, KONI Pusat membuat terobosan.

“Bidang Media dan Humas ini seperti wajahnya PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024, karena di bidang ini nama baik penyelenggaraan akan terpublikasi ke masyarakat,” tegas Ketua Panwasrah.

“Untuk bidang Media dan Humas mungkin bisa segera melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang waktunya disesuaikan dengan waktu KONI Pusat untuk menghindari ‘miss komunikasi’ dan juga bisa melakukan kerja sama dengan pemerintah seperti Kemenkominfo dan pihak swasta agar bisa bersama-sama menghindari pemberitaan yang bersifat negatif.” sambungnya memberikan pesan.

“Saya berharap PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 ini dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan sesuai rencana, saya yakin dengan hadirnya kita semua di sini dan kerja keras serta didukung dengan koordinasi yang baik dari seluruh bidang PON bisa berjalan lancar.” tambah Suwarno.

Selain memberikan atensi kepada seluruh bidang lainnya, Suwarno juga memberikan atensi khusus terhadap kasus Doping. “Kita juga dihadapkan dengan beberapa masalah seperti Doping, untuk Doping sendiri sebetulnya sudah ada pedoman dari IADO mungkin bidang kesehatan bisa berpegang dengan pedoman tersebut baik itu peraturan atau persyaratan khususnya untuk atlet,” kata Ketua Panwasrah.