_MG_0821
AcehBeritaSumut

Pimpin PB.PBI, Agus M.Bahron Siap Jadikan Boling Olahraga Populer Mulai di Keluarga

Boling Indonesia memiliki potensi prestasi yang baik, terbukti prestasi SEA Games Vietnam tahun 2022 Indonesia meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Induk cabang olahraga Boling, Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB.PBI) kini resmi dipimpin Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron untuk masa bakti 2024-2028.

Pasca dikukuhkan dan dilantik Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, Bahron dan jajarannya mendapatkan tugas. Ketum KONI Pusat menugaskan agar sosialisasi olahraga Boling digencarkan agar kembali populer di berbagai komunitas.

“Boling Center di masa lalu lebih banyak di masa lalu dibandingkan sekarang. Mengapa sekarang banyak yang tutup, itu yang harus dijawab? Jadikan Boling itu menjadi olahraga yang dicintai keluarga dan masyarakat,” ujar Ketum KONI Pusat tanggal 27 Februari 2024.

“Animo diawali sosialisasi cabang olahraga Boling sebagai olahraga yang menarik dan menyenangkan untuk komunitas, khususnya di keluarga. Bicara mencetak atlet masa depan maka penting sekali untuk memulai olahraga di tingkat olahraga, di samping pentingnya dukungan orang tua kepada atlet.,” pesan Ketum KONI Pusat.

“Sosialisasi berkaitan erat dengan sarana prasarana serta Sport Industry dan Sport Tourism karena saya melihat boling center kian hari kian menipis dan banyak yang tutup tidak seperti dulu sehingga perlu kolaborasi dengan berbagai pihak melalui berbagai program pembinaan yang berkualitas, berjenjang dan berkesinambungan dengan tujuan memasyarakatkan, menjaring dan menyaring bibit atlet berprestasi.,” sambungnya.

Ketum PB.PBI menyampaikan salah satu programnya, adalah menyempurnakan peraturan yang ada. “Pada Munas tanggal 27 Januari 2024 kemarin ada 4 amanah yang harus kita jalani antara lain Musornaslub, revisi AD/ART karena harus disesuaikan apakah masih relevan atau tidak, revisi aturan pertandingan yang juga harus disesuaikan dengan aturan baru, dan pembinaan atlet junior,” katanya.

“Kerja sama tim di PBI harus solid dan kuat,” tegas Ketum PB.PBI. “Terkait dengan venue kami akan coba bekerja sama dengan stakeholder seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar mereka dapat membantu meringankan, selain itu kami juga akan melihat animo masyarakat.” sambungnya .

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024, Boling akan digelar di Kota Medan. Multievent tersebut harus menjadi momentum bagi kebangkitan Boling di Tanah Air. Kualitas kontingen peserta PON XXI yang baik akan membuat juara Boling adalah mereka yang mampu membawa Indonesia berprestasi.

“Saya harapkan di bawah Bapak Agus Muhammad Bahron, pembinaan menjadi prioritas sehingga dalam keikutsertaannya dalam kompetisi internasional akan membanggakan kita semua. Komunikasi antara PB.PBI dengan KONI Pusat harus terus berjalan sehingga kita bisa jadikan Boling menjadi olahraga yang dicintai keluarga dan masyarakat,” jelas Ketum KONI Pusat.

pelantikan-korfball-rian-putra-utama-26-februari-2024-3-1536×1055
AcehBeritaSumut

Ketum Induk Cabor Termuda, Rian Putra Utama Bertekad Gencarkan Sosialisasi Korfball Indonesia

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP.PKSI) masa bakti 2023-2027 Rian Putra Utama beserta jajaran pada 26 Februari 2024, di Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta.

Pada pelantikan tersebut, Ketum KONI Pusat tekankan agar Korfball atau bola keranjang dapat digencarkan sosialisasinya, terlebih ini cabor yang bersejarah. Korfball merupakan cabang olahraga yang sudah lama ada, diciptakan di Belanda pada tahun 1902. Dahulu sebelum bernama PKSI, bernama Persatuan Bola Keranjang Seluruh Indonesia (PBKSI). Bahkan, Korfball menjadi salah satu cabang olahraga pendiri Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada tahun 1938 yang mana cikal bakal KONI.

“Korfball ini merupakan cabang olahraga yang tergolong tua dan unik, bahkan orang tua kami dulu sempat memainkannya, dan bisa dimainkan oleh mix gender tetapi seperti ada jarak yang dimana Korfball ini menghilang, dan baru muncul lagi saat ini,” kata Ketum KONI Pusat.

“Oleh karenanya penataan kembali organisasi ini sesuai dengan kebutuhan karena Korfball tergolong cabang olahraga yang mudah dimainkan dan sosialisasi menjadi tugas terpenting PP.PKSI, untuk hidupkan kembali Korfball mulai dari sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi, agar Korfball semakin dikenal dan dicintai serta venue Korfball terpenuhi sehingga akan terjaring bibit atlet muda berprestasi Korfball.” sambungnya.

Ketum PP.PKSI mengakui pentingnya tugas untuk sosialisasikan Korfball. “Saya sendiri khususnya pada awal mendengar teman-teman memperkenalkan olahraga ini, dan dari situ saya melihat ada semangat dan tekad untuk Korfball ini maju.” ungkap Rian yang merupakan Ketum Cabor termuda saat ini.

“Sosialisasi ini menjadi kunci paling utama dan harus dimulai dari akar, rencana kami masuk ke sekolah-sekolah,” tambahnya. PP.PKSI bahkan memiliki siasat khusus untuk memasyarakatkan Korfball.

“Divisi khusus untuk sosial media dan komunitas, kedua hal ini menjadi ujung tombak sosialisasi olahraga ini, oleh karenanya kami mengusung tema ‘Transparan, Komunikatif, dan Inovatif’, ini merupakan sebuah kesimpulan dari segala cerita yang pernah disampaikan oleh pengurus terkait citra organisasinya agar Korfball ini bisa tumbuh dengan lebih baik dan berujung dengan prestasi Korfball yang semakin maju,” sambungnya.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024 tidak hanya merupakan PON pertama yang diselenggarakan di dua provinsi dan diikuti oleh 38 Provinsi termasuk Daerah Otonom Baru (DOB). PON XXI juga yang pertama kali mempertandingkan Korfball usai sebelumnya digelar dalam bentuk ekshibisi di PON XIX/2016 Jawa Barat. Pada PON kali ini Korfball akan dipertandingkan di wilayah Aceh tepatnya di Sabang.

“PON XXI kali ini Korfball pertama di pertandingkan, maka saya berharap persiapan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Saya minta Ketum meluangkan waktu untuk melihat tim yang lulus babak kualifikasi, dan meyakinkan tim tersebut bahwa melalui PON XXI, Korfball merupakan cabang olahraga yang menarik dan berpotensi besar sehingga suatu hari Bangsa Indonesia bisa bangga karna prestasi atletnya,” tegas Ketum KONI Pusat memberikan pesan.

Ketum PP.PKSI bersama dengan jajarannya dalam waktu dekat akan mengunjungi Aceh untuk melihat persiapan Korfball menjelang PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.

_MG_0451
AcehBeritaSumut

Multievent Olahraga Perebutkan Piala Wapres RI Digelar Menjelang PON XXI/2024 Aceh-Sumut

Kerap kita mendengar Piala Presiden dalam berbagai kompetisi bergengsi. Namun begitu, kompetisi yang memperebutkan Piala Wakil Presiden RI juga perlu diselenggarakan demi menambah jumlah kejuaraan bergengsi, terlebih Wapres Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin adalah Ketua Tim Koordinasi Pusat Penyelenggaraan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Gagasan Piala Wapres untuk kejuaraan olahraga sempat disampaikan jajaran pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat ketika melakukan kunjungan kehormatan menghadap Ma’ruf Amin pada 19 Desember 2023.

Waketum IV KONI Pusat Vivin Cahyani menceritakan sedikit sejarah terkait ide Piala Wapres RI. Berawal dari momen tanggal 22 September 2022 yakni penandatanganan kerja sama antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang bertujuan mendukung pendidikan atlet Indonesia. Kala itu Wapres Ma’ruf Amin hadir menyaksikan.

KONI Pusat akhirnya mempersiapkan konsep kompetisi multievent yang memperebutkan Piala Wapres RI. Konsep KONI Pusat, beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain Sepak Bola putri, Panjat Tebing, Karate, Silat, Wushu dan Panahan. Beberapa cabang olahraga yang diusulkan merupakan bagian dari DBON. Konsep kompetisi tersebut disampaikan pada rapat koordinasi yang diselenggarakan Jumat 23 Februari 2024 di ruang Lukman Niode, Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

Diantara beberapa nomor tersebut hanya sepak bola yang diselenggarakan tanpa nomor putra, mengingat sudah banyaknya kompetisi yang mempertandingkan sepak bola putra. Target pesertanya adalah mahasiswa/i di seluruh Indonesia. Selain itu, konsep yang disampaikan KONI Pusat sudah memperhatikan dengan cabang olahraga yang sudah menggelar kompetisi memperebutkan Piala Presiden RI. Dengan kata lain, Piala Presiden RI dan Piala Wakil Presiden RI tidak akan bentrok dan saling menyempurnakan jumlah kompetisi bergengsi di Tanah Air.

Pertandingan diawali dengan tahapan babak kualifikasi di tingkat regional. Wilayah Indonesia Bagian Barat bertanding di Jakarta tepatnya GOR Soemantri, sedangkan Wilayah Indonesia Tengah dan Timur di Unwahas, Semarang. Beberapa pertandingan di Jakarta

Beregu bersifat undangan dan individu bersifat terbuka. Direncanakan Wilayah Barat dan Timur akan mengundang 10 tim sepak bola putri.

Vivin menyebut jika jadi diselenggarakan, Piala Wapres ini menjadi kompetisi tertinggi sepak bola putri yang pernah ada di Indonesia sejak PSSI berdiri sebelum Indonesia merdeka.

Konsep yang disampaikan KONI Pusat disambut baik oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Dr.Ir. Suprayoga Hadi.

Secara garis besar, Maret – April 2024 dijadwalkan untuk sosialisasi kompetisi, Mei – Juli merupakan babak kualifikasi di tingkat regional dan final digelar pada Agustus mendatang, persis sebulan sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

_MG_0494
AcehBeritaSumut

Resmi Dilantik sebagai Ketum PP.PESTI, Brigjen Pol Dr. Awal Chairuddin Ditugaskan Sosialisasikan Soft Tennis

Bertempat di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Senayan Jakarta, pada Jumat tanggal 23 Februari 2024, Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP.PESTI) masa bakti 2023-2028 Brigjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., beserta jajaran.

Soft Tennis diapresiasi oleh Ketum KONI Pusat atas prestasi yang membanggakan di kancah dunia. “Saya selaku Ketua Umum KONI Pusat memberikan apresiasi kepada PP.PESTI yang sebelumnya telah melakukan kerja keras dalam membina Soft Tennis ini dan hasilnya memuaskan pada SEA Games 2023 Kamboja dan Asian Games 2023 Hangzhou,” ujar Ketum KONI Pusat.

Pada keikutsertaan SEA Games 2023 Kamboja, kontingen Soft Tennis Indonesia meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan 1 perunggu. Beberapa bulan kemudian pada Asian Games 2023 Hangzhou, Soft Tennis mendapatkan 2 medali perunggu.

Meski begitu, Ketum KONI Pusat melihat bahwa jika pecintanya lebih banyak maka potensi prestasi Soft Tennis akan lebih baik lagi. Sosialisasi cabang olahraga Soft Tennis dipandang penting karena banyak yang belum memahaminya. Kondisi tersebut diakui oleh Awal Chairuddin.

“Soft Tennis ini masih belum dipahami masyarakat, banyak yang mengira kalau ini Tenis biasa atau Squash. Perbedaannya, ada pada bola dan raket yang digunakan,” katanya.

Alhasil KONI Pusat berharap sosialisasi mendapatkan perhatian besar. “Dari prestasi yang dicapai, maka ini menjadi tugas PP.PESTI untuk mensosialisasikan Soft Tennis dan saya rasa besar peluang untuk multievent internasional berikutnya untuk Soft Tennis ini menunjukkan bahwa hasil pembinaannya lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya.” Tegas Ketum KONI Pusat.

“Mensosialisasikan olahraga ini kepada masyarakat, perguruan tinggi, TNI dan Polri, kelembagaan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Roadshow ke sekolah serta bekerja sama dengan dinas pendidikan,” tambah Ketum KONI Pusat.

“Saya berharap 17 pengurus provinsi saat ini akan berkembang nantinya, tidak hanya banyak Pengprovnya saja tapi dapat ditata kembali pola sasaran pembinaannya, baik dari sekolah hingga perguruan tinggi yang memiliki fakultas olahraga.” sambungnya.

Terkait keikutsertaannya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara, Ketum KONI Pusat berharap pertandingan dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya dan atlet-atlet dapat dipersiapkan secara optimal oleh Pengprov yang dipantau PP.PESTI. Secara khusus, Ketum KONI Pusat berharap fokus pada pembinaan atlet-atlet muda. Targetnya, juara PON akan menjadi juara pada SEA Games yang akan datang di Thailand tahun 2025.

Kepengurusan PP.PESTI yang baru dilantik sadar betul terkait target prestasi. “Prestasi yang sudah diberikan oleh Soft Tennis sebelumnya menjadi tantangan kami untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan,” ujar Ketum PP.PESTI yang sejak kecil sudah akrab dengan olahraga Tenis.

WhatsApp Image 2024-02-12 at 13.34.23_b97b9e7c
Berita

Cabor Ekshibisi PON XXI Aceh-Sumut Harus Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024 akan diselenggarakan pada September mendatang. Selain 33 pertandingan cabor di Aceh dan 34 di Sumut, ada juga beberapa cabor ekshibisi yang diselenggarakan, antara lain :

  1. Ice Skating
  2. Padel
  3. Teqball
  4. Floorball
  5. Pickleball
  6. Mix Martial Art / Beladiri campuran
  7. Bola Tangan Pantai
  8. Berkuda Horseback Archery

Meskipun bersifat ekshibisi, namun Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman berpesan agar penyelenggaraan pertandingan dapat sukses dan muncul atlet-atlet berprestasi dari seluruh kontingen. Oleh karenanya persiapan harus dilakukan sematang mungkin oleh induk cabor, terlebih ekshibisi diselenggarakan induk cabor secara mandiri.

“Seluruh persiapan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, mulai dari penyelenggaraan yang melibatkan ofisial dengan kualifikasi tertentu dan juga atlet-atlet yang dipersiapkan maksimal oleh masing-masing Pengurus Provinsi cabor. Performa atlet, sportivitas, dan penerapan peraturan yang berlaku secara tegas menjadi penting bagi kualitas pertandingan. Diharapkan juga, pertandingan cabor mampu mengundang masyarakat sehingga memberikan nilai tambah bagi Sport Tourism,” kata Ketum KONI Pusat.

Terkait pentingnya koordinasi dengan induk cabor ekshibisi yang mempersiapkan, Ketum KONI Pusat memimpin rapat dengan cabor ekshibisi PON XXI/2024 Aceh-Sumut di ruang Lukman Niode, Kantor KONI Pusat, Senayan Jakarta.

Rapat tersebut dilanjutkan oleh Sekjen KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS. Ia menegaskan agar seluruh cabor yang ikut ekshibisi berkoordinasi dengan Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) sesuai dengan wilayah atau tempat ekshibisi masing-masing.

“Ekshibisi PON XXI kali ini harus optimal, oleh karenanya koordinasi kepada Panwasrah sesuai dengan daerah yang dipertandingkan menjadi penting mengingat waktu yang semakin singkat,” tegas Sekjen KONI Pusat.

Seluruh cabor yang ikut ekshibisi harus mempersiapkan kebutuhan cabornya masing-masing dengan sebaik mungkin, persiapan yang dimaksud mulai dari venue atau tempat, jadwal pasti agar tidak bentrok dengan jadwal cabor lainnya, jumlah provinsi yang ikut, jumlah nomor pertandingan, dan sebagainya.

floorball-utama-2-e1707713395644
Berita

Permasalahan Floorball Indonesia di Kampus Menjadi Prioritas PP.AFI 2023-2027

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Pusat Asosiasi Floorball Indonesia (PP.AFI) masa bakti 2023-2027 Prof. Ganefri, M.PD., PHD beserta jajaran, pada Senin 12 Februari 2024 di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Pasca resmi dilantik, Ketum PP.AFI mendapat tugas dari Ketum KONI Pusat untuk terus meningkatkan prestasi para atletnya, dan menggencarkan sosialiasasi Floorball mulai dari usia dini, sekolah hingga perguruan tinggi.

“Floorball ini belum memasyarakat di Indonesia, melihat komposisi kepengurusan AFI masa bakti 2023-2027 yang merupakan putra-putri  terbaik Bangsa Indonesia dimana para Profesor dan mantan Pejabat ada di dalamnya, saya rasa kita bisa jadikan kampus di Indonesia sebagai tempat untuk pemasalan atau sosialisasi dan juga pembinaan Floorball, maka dari sana akan lahir bibit atlet berprestasi Floorball.” Tegas Ketum KONI Pusat.

“Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 nanti akan digelar ekshibisi Floorball, maka dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya karena ekshibisi akan ditanggung sepenuhnya dari cabor itu sendiri,” sambung Ketum KONI Pusat mengingatkan persiapan yang baik.

“Untuk venue kampus bisa menjadi salah satu tempat yang memungkinkan untuk ekshibisi Floorball, dengan koordinasi yang berkelanjutan dengan KONI Provinsi dan KONI Pusat, saya yakin dalam waktu dekat jumlah provinsi yang ikut ekshibisi akan bertambah, harapan saya Floorball dapat menarik perhatian para pecinta olahraga pada ekshibisi nanti.” Tambahnya.

Floorball merupakan cabang olahraga (cabor) yang tergolong baru berkembang di Indonesia, cabor ini sangat terkenal di beberapa negara di Eropa seperti Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Latvia, Norwegia, Swedia dan Swiss.

Olahraga floorball masuk ke Indonesia melalui negara tetangga yang sudah mengenal floorball lebih dahulu seperti Singapura dan Australia. Induk cabor floorball di Indonesia adalah AFI yang terbentuk pada tahun 2009, dan langsung diterima sebagai anggota sementara federasi internasionalnya (IFF) di tahun yang sama.

“Sasaran kami tentu saja Floorball dapat berprestasi pada tingkat internasional namun tentu saja tingkat nasional sebagai pijakan pertama, Floorball akan menggelar eksibisi pada PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 sejauh ini sudah ada 12 Provinsi yang ikut serta, kami memaksimalkan diri untuk eksibisi tersebut dan dengan segala konsekuensi yang ada, dengan harapan pada PON selanjutnya Floorball dapat dipertandingkan.” Kata Prof. Ganefri, M.PD., PHD  selaku Ketum PP.AFI yang baru saja dilantik.

Diketahui pada waktu dekat Floorball akan menyelenggarakan Kejuaraan Nasional di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang .

Video

IMG-20240201-WA0094
Berita

IKN akan Berikan Kejutan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menerima kunjungan Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Drs. H. Alimuddin Daeng, M.Si bersama Staf Ahli Kepala OIKN Adipati dan jajaran staf di Kantor KONI Pusat Senayan, pada 1 Februari 2024.

OIKN berkonsultasi dengan KONI Pusat terkait organisasi yang akan bekerja membina olahraga di IKN. KONI Pusat menyambut baik semangat IKN yang dibangun Presiden Jokowi dengan memberikan atensi terhadap berbagai aspek, termasuk olahraga. “IKN membangun sebuah kota, bukan memindahkan kota, tentu ada manusia yang harus dibangun,” ujar Alimuddin.

Olahraga penting untuk dikembangkan karena sebatas kegiatan untuk kebugaran serta kesehatan namun juga pembentukan karakter bangsa, hingga memberikan dampak perekonomian melalui Sport Industry dan Sport Tourism. Selain itu, olahraga juga dapat mempersatukan masyarakat IKN yang heterogen sebagai satu kesatuan.

Tak ketinggalan, dibahas juga tentang rencana Sport Center di IKN. Harapannya olahraga akan menjadi rutinitas dan kebiasaan warga IKN, yang diantaranya melahirkan atlet berprestasi.

Ke depan, IKN yang merupakan daerah khusus, akan memiliki KONI tersendiri. Pemimpin otorita yang setingkat menteri dengan fungsi Pemda bersama KONI Pusat diusulkan membahas terkait KONI IKN. Direncanakan pembahasan tersebut dilakukan pasca Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut berakhir.

Sebagai bentuk dukungan, KONI Pusat akan turut memperkenalkan IKN. “Kita semua bertanggung jawab untuk sosialisasikan IKN dan saya yakin saat Opening Ceremony di Aceh, kita bisa fasilitasi, satu kontingen IKN pada defile, itu jadi kejutan,” ujar Marciano. Opening Ceremony PON XXI/2024 akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Kemudian pada saat penutupan / Closing Ceremony PON XXI/2024 di Sumut, disediakan sesi khusus untuk penampilan IKN. Berikutnya, pada PON XXII/2028 NTB-NTT, IKN ditargetkan turut serta menjadi salah satu kontingen.

IMG-20240201-WA0084
Berita

Rapernas 2024, Perkemi Mendapatkan Apresiasi atas Tata Kelola Organisasi yang Baik

Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB.Perkemi) menggelar Rapat Persaudaraan Nasional (Rapernas) yang pada Kamis pagi tanggal 1 Februari 2024 dibuka resmi oleh Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Pada agenda tahunan itu, Perkemi mendapatkan apresiasi karena tata kelola organisasi yang baik. Hal tersebut disampaikan Ketum KONI Pusat pada sambutannya. “Perkemi adalah organisasi yang tertata dengan baik,” kata Marciano di gedung Graha Garda Dirgantara. 

Ketum KONI Pusat mengapresiasi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI cabang olahraga Kempo di Surabaya pada Agustus 2023. Ketika itu, penyelenggaraan dan Kenshi terlihat dipersiapkan dengan baik. 

Selain itu, Perkemi juga turut mencatatkan sejarah dengan menyelenggarakan Pekan Olahraga Bela Diri Nasional atau Indonesia Martial Art Games (IMAG) Pertama di Bekasi-Bogor tahun 2023. Pekan Olahraga tersebut merupakan multi event setiap dua tahun terobosan yang diselenggarakan KONI Pusat.

“Satu tahun lagi akan digelar IMAG kedua, saya harapkan peran serta PB.Perkemi dengan para Kenshi-nya sehingga akan hadir atlet-atlet kempo terbaik Indonesia,” ujar Ketum KONI Pusat. 

Apresiasi juga disampaikan kepada PB.Perkemi yang di tahun 2025 dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan dunia Kempo antar mahasiswa. 

Kepercayaan itu berawal dari komunikasi Ketum PB.Perkemi Laksamana Madya TNI Purn Agus Setiadji dengan Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO), Mr. Kouma So Sensei di tahun 2023.

Prestasi hebat Kempo lainnya adalah menjadi Juara dua “2023 World Taikai” di Tokyo Tahun 2023. “Rasa hormat dan bangga atas prestasinya pada World Taikai di Jepang, di mana Indonesia menduduki peringkat kedua dunia,” sebut Ketum KONI Pusat.

Tak ketinggalan Ketum KONI Pusat berpesan agar Rapernas 2024 memberikan atensi pada multi event olahraga akbar nasional yang diselenggarakan tahun ini. “Ke depan kita akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun di Aceh – Sumatera Utara, saya berharap Ketum PB.Perkemi, Ketua Pengprov dan jajarannya memberikan atensi kepada kontingen-kontingen yang akan bertanding,” jelasnya. 

Kualitas atlet, pelatih, wasit/juri dan penyelenggaraan pertandingan harus semakin baik. Terlebih, besok tanggal 2 Februari 2024 Perkemi merayakan HUT ke-58. Di usia yang semakin dewasa, kualitas juga harus semakin meningkat. 

Dunia internasional juga mengapresiasi PB.Perkemi dengan hadirnya secara langsung pada Rapernas 2024, Presiden WSKO. 

“Kehadiran WSKO, merupakan bentuk penghormatan dan kebersamaan antara Shorinji Kempo dunia dan Shorinji Kempo Indonesia,” ujar Agus pada Rapernas bertajuk ‘Satukan Langkah untuk Prestasi dan Kemajuan Perkemi’. 

Presiden WSKO juga memberikan sambutan pada Rapernas 2024. Salah satunya, Kouma So menyampaikan permintaan sebagai pimpinan olahraga Kempo dunia. “Kita diharapkan meningkatkan persatuan walaupun ada kendala, kami berharap kita meningkatkan persatuan persaudaraan Shorinji Kempo seluruh dunia,” katanya.

“Sebagai Kenshi kita harus menjaga persatuan dan kesatuan agar ke depan bisa bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” tambah Presiden WSKO.

Kouma So di Indonesia selama 5 hari untuk meninjau kegiatan Perkemi dan merasakan semangat Kenshi di Tanah Air. Ia pun memberikan dukungan atas seluruh upaya Perkemi membina olahraga Kempo. “Kami mengharapkan Perkemi bisa lebih maju di masa yang akan datang,” sambungnya.

IMG-20240124-WA0057-1024×638
Berita

Ketum KONI Pusat Membuka Resmi BK PON XXI/2024 Aceh-Sumut DOB Cabor Futsal & Sepak Bola 

Bertempat di GOR Futsal Timika, Papua Tengah, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman membuka secara resmi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara khusus Daerah Otonom Baru (DOB) cabang olahraga Futsal dan sepak bola. 

Seluruh provinsi DOB mengutus kontingennya masing-masing untuk berebut tiket PON XXI Aceh-Sumut. Keempat provinsi baru yang berlaga antara lain, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan. 

BK sepak bola dan futsal khusus DOB memperebutkan total 4 kuota dari nomor pertandingan sepak bola dan futsal yang mana masing-masing ada dua nomor yakni putra dan putri. 

Di luar futsal & sepak bola sebagai olahraga beregu, DOB memiliki keistimewaan sebagai provinsi baru, yakni 30 kuota wildcard untuk nomor pertandingan individu. 

Kelak, Ketum KONI Pusat berharap munculnya atlet-atlet sepak bola dan futsal Indonesia dari DOB. Selain itu, diharapkan juga provinsi DOB yang lolos PON XXI, dapat menjadi kuda hitam. 

“Sudah tidak terbantahkan lagi, bahwa Tanah Papua memiliki talenta-talenta hebat cabang olahraga sepak bola. Dengan adanya DOB, kita berharap bibit-bibit atlet berprestasi dapat lebih terjaring. Dengan program pembinaan yang baik, saya yakin akan banyak atlet-atlet DOB yang memperkuat Tim Nasional Indonesia,” kata Ketum KONI Pusat.

Pasca pembukaan resmi, dilakukan penyerahan simbolis dukungan bola dari FIFA melalui PSSI. FIFA memberikan dukungan bola kepada provinsi DOB, masing-masing 2.000. Ketum PSSI Erick Thohir diwakili Exco Vivin Cahyani dan Kairul Anwar. 

“Semoga bola yang diserahkan ini bermanfaat dan menambah jumlah Sekolah Sepak Bola (SSB), semakin banyak yang pada akhirnya menjadi sumber talenta berbakat sepak bola,” ujar Vivin. 

Ketum KONI Pusat dan Waketum I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno juga turut memberikan bola secara simbolis.

Setelah itu, Ketum KONI Pusat dan jajarannya menyaksikan laga sepak bola putra di Stadion Wania Imipi. Tim Papua Pegunungan menang telak dengan skor 7-1 dari Papua Selatan. Setelah pertandingan usai, Ketum KONI Pusat menyapa kedua kontingen yang telah bertanding.

Bertolak kembali ke GOR Futsal Timika, Ketum KONI Pusat menyaksikan tim futsal putra Papua Pegunungan sempat tertinggal 2 gol dari tuan rumah Papua Tengah. Namun Papua Pegunungan bangkit hingga menyelesaikan babak pertama dengan skor 3-3. Pertandingan diakhiri dengan kemenangan Papua Pegunungan dengan skor 7-3.

virtual-cabor-utama-e1705564013401
Berita

KONI Pusat Gelar Rapat dengan Bidang Media dan Humas Cabang Olahraga

Setelah menyelenggarakan rapat virtual bidang Media dan Humas dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi pada 17 Januari 2024, bidang Media dan Humas KONI Pusat menggelar rapat virtual dengan induk cabang olahraga pada Kamis 18 Januari 2024.

Kabid Media dan Humas Achmad Effendi Soen mewakili Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, membuka resmi rapat virtual tersebut. Mengawali pertemuan tersebut dengan mengajak seluruh bidang Media dan Humas yang hadir untuk turut mempublikasikan kegiatan olahraga, khususnya terkait Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB.PODSI) yang diwakili Brata T.Hardjosubroto menyambut baik pertemuan virtual ini. “Humas ini penting, 272 juta Rakyat Indonesia berhak tahu apa yang terjadi di PON XXI Aceh-Sumut. Media humas menjadi mata, telinga, dan merasakan apa yang terjadi,” katanya.

Dayung akan dipertandingkan di Aceh. Brata berharap cabang olahraga dengan venue yang jauh dari pusat kota juga harus produktif. Oleh karenanya dibutuhkan dukungan infrastruktur internet dan sumber daya manusia.

Azhari Nasution dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB.WI) berharap KONI Pusat membuat himbauan agar bidang media dan humas induk cabang olahraga dapat lebih berperan aktif dalam publikasi PON XXI Aceh-Sumut 2024. Diharapkan induk cabang olahraga, baik Pengurus Besar (PB) maupun Pengurus Pusat (PP) dapat mengeluarkan surat keputusan (SK) atau lainnya sebagai landasan penugasan kepada bidang media dan humasnya. Namun bisa juga bidang Media dan Humas sudah termasuk dalam SK Panpel cabang olahraga.

Senada dengan Azhari, bidang humas Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB.PABSI) Eko Julianto menilai bahwa aliran berita berasal dari cabang olahraga di venue. “Keberadaan media center, alirannya data dari cabang olahraga,” tambahnya.